1. Rencanakan Isi Video (Storyboarding)
Sebelum mulai syuting, tentukan alur video kamu. Buat skrip singkat atau storyboard untuk menghindari kebingungan saat proses produksi. Ini akan menghemat waktu dan membuat hasil lebih terarah.
2. Gunakan Pencahayaan yang Cukup
Pencahayaan adalah kunci kualitas visual. Gunakan cahaya alami dari jendela atau lampu tambahan. Hindari pencahayaan dari belakang (backlight) yang membuat wajah gelap.
3. Gunakan Audio yang Jelas
Kualitas suara sering kali lebih penting dari gambar. Gunakan mikrofon eksternal jika memungkinkan, dan hindari tempat yang berisik saat merekam.
4. Perhatikan Komposisi Gambar
Gunakan prinsip "rule of thirds" agar tampilan video lebih menarik. Jangan takut mencoba berbagai angle dan framing untuk menciptakan kesan visual yang lebih dinamis.
5. Stabilkan Kamera
Video yang goyang bisa membuat penonton tidak nyaman. Gunakan tripod, gimbal, atau permukaan datar untuk menjaga kamera tetap stabil saat merekam.
6. Edit dengan Rapi
Gunakan software editing seperti Adobe Premiere, CapCut, VN, atau Kinemaster. Potong bagian yang tidak perlu, tambahkan teks atau musik pendukung, dan atur warna agar lebih hidup.
7. Sesuaikan Durasi dengan Platform
Setiap platform punya karakteristik. Instagram Reels dan TikTok cocok untuk video pendek (<1 menit), sementara YouTube bisa lebih panjang. Buat video sesuai kebutuhan audiens kamu.
Copyright ©2025 Mandro. Designed By Perajin Visual Kreatif