1. Pantai Kelingking – Nusa Penida, Bali
Terkenal dengan tebingnya yang mirip bentuk T-Rex, Pantai Kelingking jadi destinasi wajib bagi videografer dan konten kreator. Air lautnya biru jernih dengan pasir putih bersih, menciptakan kontras warna yang sempurna untuk video cinematic.
Keunggulan:
Spot drone footage terbaik.
Dramatis dan cocok untuk footage eksplorasi atau petualangan.
Lokasi sunrise dan sunset yang sangat estetik.
2. Pantai Tanjung Tinggi – Belitung
Pantai ini jadi populer sejak muncul di film Laskar Pelangi. Batu-batu granit besar jadi elemen visual yang sangat kuat untuk membangun narasi atau video travel.
Cocok untuk:
Video storytelling bertema budaya lokal atau nostalgia.
Konten slow travel, eksplorasi keluarga, hingga konten edukatif.
3. Pantai Pink – Pulau Komodo, Nusa Tenggara Timur
Salah satu dari sedikit pantai berpasir pink di dunia. Pantai Pink punya daya tarik visual unik, cocok untuk konten yang ingin tampil beda dari pantai kebanyakan.
Konten yang cocok:
Video cinematic.
Konten promosi destinasi wisata eksklusif.
Video aesthetic untuk brand fashion, travel, atau skincare.
4. Pantai Ngobaran – Gunungkidul, Yogyakarta
Perpaduan antara keindahan alam dan budaya membuat Pantai Ngobaran sangat menarik secara visual. Terdapat pura dan elemen arsitektur Jawa, menjadikannya unik dibanding pantai lain.
Keunikan:
Cocok untuk konten religi, budaya, atau video eksplorasi sejarah.
Banyak angle visual yang artistik dan berbeda dari pantai mainstream.
5. Pantai Balangan – Bali (Uluwatu)
Terkenal di kalangan peselancar dan fotografer, Pantai Balangan memiliki tebing tinggi yang menghadap langsung ke Samudra Hindia. Tempat ini sering digunakan untuk prewedding, video brand lifestyle, dan konten visual high-end.
Cocok untuk:
Konten surfer, sport lifestyle.
Video cinematic slow motion dengan latar tebing.
Brand campaign dengan konsep alam liar dan petualangan.
Copyright ©2025 Mandro. Designed By Perajin Visual Kreatif